Latest Post
Loading...

Jan 28, 2017

Intisari Bimbingan Manasik Haji & Umrah, Sabtu, 28 Januari 2017 Thema : Sehat dalam Berhaji

 

Intisari Bimbingan Manasik Haji & Umrah, Sabtu, 28 Januari 2017
Thema : Sehat dalam Berhaji
Kata Pengantar oleh : H. Shopia elhadi

Siapa tak mau berangkat haji?

Semua umat muslim pasti merindukan dirinya diundang Allah untuk berziarah ke rumah-Nya. Hanya saja, segala persiapan ibadah haji yang tak murah, serta terbatasnya kuota haji setiap tahunnya yang membuat ibadah ini menjadi sangat ‘sakral’. Maka sekali mampu berangkat haji, kita harus pastikan semua berjalan lancar. Salahsatunya dengan menjaga kondisi tubuh sehat untuk melaksanakan semua rangkaian ibadah haji.

Ibadah haji merupakan rangkaian ibadah fisik, sehingga dibutuhkan fisik yang sehat agar ibadah haji bisa berjalan dengan sempurna. Hampir bisa dipastikan stamina fisik dari seluruh jamaah haji akan menurun. Sebab selama prosesi ibadah haji, tenaga akan terkuras, kurang tidur dan melelahkan.

Sayangnya, tak jarang kita mendengar berita jamaah haji sakit bahkan meninggal saat melaksanakan ibadah haji. Hal ini terjadi karena tidak siap-nya tubuh kita menghadapi perbedaan cuaca di Indonesia dengan di Makkah dan Madinah. Lalu, hal apa yang semestinya kita lakukan agar kesehatan tubuh tetap terjaga selama melaksanakan ibadah haji?

Dalam Kesempatan Bimbingan Manasik Haji Sabtu, 28 Januari 2017, Kali ini, Kita telah mengundang Ibu Dr. Hj. Tifa Lindasari & Bapak Dr. H. Muhammad Khadafi, yang menjadi Petugas Kesehatan Haji Tahun 2013, 2015 & 2016 tentang Sehat dalam Berhaji
Pada saat musim hajl,  2 juta lebih penduduk muslim dunia berada di makkah, termasuk dari negara-negara tempat penyakit meningitis ganas berada.

MENGONSUMSI MAKANAN BERGIZI
Makanlah makanan yang beraneka ragam dari golongan karbohidrat, lauk pauk, sayuran, buah-buahan, sari buah dan susu.
Perbanyak makan sayuran yang berwarna hijau. Makanlah buah-buahan yang berwarna dan yang banyak mengandung cairan, pilihlah jenis yang banyak mengandung vitamin C, seperti jeruk dan apel.
      Perbanyak makanan yang mengandung zat tepung, misalnya: nasi, biskuit, roti dan Iain-lain.
      Pilih makanan yang rendah lemak dan rendah kolesterol, serta batasi makanan yang banyak mengandung gula dan garam.
      Minumlah air putih yang cukup.

KESIAPAN MENGHADAPI MUSIM DINGIN
Sengatan dingin adalah suatu keadaan dimana sekujur tubuh terpapar cuaca dingin dan mengakibatkan beberapa gangguan pada tubuh, mulai dari yang ringan sampai berat.
TANDA-TANDANYA:
Kulit gatal, badan menggigil, gigi gemeretak, rasa kaku, kram, kaku otot, mati rasa, sulit berkonsentrasi, bicara tidak jelas, susah bernafas, kesadaran menurun.
Bila ada yang mengalami gejala seperti ini segera hubungi petugas kesehatan untuk penanganan lebih lanjut.
CARA MENCEGAHNYA:
      Pastikan mengenakan pakaian yang dapat melindungi tubuh dari udara dingin.
      Memakai pakaian tipis berlapis-lapis lebih bermanfaat melindungi tubuh dari udara dingin dari pada memakai selapis pakaian tebal.
      Mandi dengan air hangat.
      Rutinlah minum air hangat supaya tidak kekurangan cairan (dehidrasi) akibat udara kering.
      Pakailah krim pelembab untuk melindungi kulit dari kekeringan sekaligus mengurangi penguapan air dari tubuh melalui kulit.
      Gunakan masker yang dilembabkan.
      Kurangi kegiatan di ruangan terbuka.

KESIAPAN MENGHADAPI MUSIM PANAS
      Perbanyak minum air putih atau zam-zam untuk menghindari terjadinya kekurangan cairan tubuh (dehidrasi).
      Gunakan pelembab muka dan tubuh untuk melindungi diri dari sengatan matahari. Juga gunakan kacamata hitam dan payung untuk melindungi diri dari sinar matahari.
      Gunakan pelembab bibir agar bibir tidak kering dan pecah-pecah.
      Pakailah pakaian yang nyaman dan tidak berwarna terang.
      Pilihlah alas kaki yang nyaman dan ringan.

YANG PERLU DIPERHATIKAN UNTUK MENJAGA
KEBERSIHAN DIRI DAN LINGKUNGAN?
KEBERSIHAN DIRI
      Mandi cukup sehari sekali, dan hindari menggunakan sabun mandi yang mengandung soda.
      Gunakan selalu masker yang dibasahi untuk melembabkan udara, mencegah mimisan dan masuknya kotoran/debu/kuman ke saluran pernafasan.
      Cuci tangan memakai sabun sebelum makan dan setelah buang air besar.
KEBERSIHAN LINGKUNGAN
      Menjaga kebersihan dan kerapian kamar.
      Atur barang-barang secara rapi.
      Menjemur pakaian di tempat yang telah disediakan
      Tidak merokok, karena bahaya kebakaran dapat terjadi dari puntung rokok.
      Tidak meludah di sembarang tempat.
      Tidak membuang sampah di sembarang tempat.
      Saat tidak menemukan tempat sampah, taruh dahulu sampah di kantung plastik.
       
MENJAGA KEBERSIHAN TOILET/WC/JAMBAN
      Sediakan kantong plastik untuk membuang tisu, pembalut, dan lain-lain saat akan masuk ke toilet/ wc/jamban, karena biasanya di dalam tidak disediakan tempat sampah.
      Perhatikan kondisi toilet/wc/jamban, pilih yang pintunya bisa terkunci, saluran air tidak tersumbat dan tempat antrinya tidak becek.
      Buang air besar/buang air kecil harus pada lubang toilet/wc/jamban, bukan di lantainya.
      Sebelum dan sesudah menggunakan toilet/wc/ jamban harus disiram dulu sampai bersih.
      Kalau menggunakan kloset duduk, bersihkan/ keringkan dulu dudukannya, untuk menghindari terjadinya penularan penyakit. Jangan jongkok apabila menggunakan kloset duduk.
HAL-HAL LAIN YANG PERLU DIPERHATIKAN
      Kurangi aktivitas/kegiatan yang tidak perlu untuk menjaga kondisi tubuh dan menghindari sengatan dingin atau terik matahari
      Kerjakan ibadah sunah sesuai dengan kondisi kesehatan. Jangan terlalu memaksakan diri.
      Hindari tempat yang berdesak-desakkan.
      Segera lapor ke petugas kesehatan kloter bila kesehatan terganggu seperti batuk pilek ringan tetapi tak kunjung sembuh dalam waktu 24 jam.

Demikian resume Sehat dalam Berhaji, semoga informasi ini bermanfaat bagi Sahabat Muslim yang akan menunaikan ibadah haji.


Labbaikallaahumma labbaika….

No comments:
Write komentar

Slider 2