Latest Post
Loading...

Nov 12, 2016

Peran Ayah Masih Minim

 


JAKARTA (HN) - Pengasuhan sejatinya bukan hanya tugas ibu, ayah harus ikut membantu mendidik buah hati keluarga. Peningkatan pengetahuan terkait keseimbangan peran orangtua, belum sebanding dengan kenyataan di lapangan.

Pola pendidikan dan budaya berperan besar menentukan praktik pengasuhan di masyarakat. Masyarakat perdesaan dan perkotaan menunjukkan pola asuh yang berbeda pada anaknya. "Peran ayah hingga kini memang masih minim," kata Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Pendidikan Masyarakat Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Harris Iskandar, Jumat (12/11).

Harris mengatakan, orangtua dengan pendidikan yang baik umumnya menyadari pentingnya keseimbangan peran ayah dan ibu. Hal sebaliknya terjadi dalam keluarga dengan pendidikan minim, yang masih yakin mendidik dan membesarkan anak adalah tugas ibu.

Hal tersebut tak lepas dari budaya patrilineal dan feodal yang ada di Indonesia. Harris mengatakan, pihaknya sudah melakukan kampanye untuk memasyarakatkan pentingnya keseimbangan peran ayah dan ibu. Esensi program adalah meningkatkan peran ayah mulai dari kehamilan ibu hingga mendidik anak.

Menurut Harris, berbicara keseimbangan peran tak lepas dari pengarusutamaan gender. Saat ini berbagai aspek sudah menunjukkan perannya membantu perempuan menyelesaikan tugasnya. Misal Tempat Penitipan Anak (TPA) yang membantu ibu mengasuh anak, sekaligus meningkatkan produktivitasnya di lapangan kerja.

Pendidikan juga menunjukkan kesamaan akses pada perempuan dan laki-laki. Harris mengatakan, saat ini jumlah mahasiswi umumnya lebih banyak lima persen dibanding mahasiswa. Hal ini menunjukkan perempuan punya kemampuan untuk berbagi peran, dalam pengasuhan maupun urusan rumah tangga lainnya.

Harris berharap, program dan pengarusutamaan gender di berbagai bidang bisa meningkatkan kesadaran ayah berbagi peran dalam pengasuhan. "Adalah fitrah bagi manusia untuk hidup seimbang. Salah satunya berbagi peran antara ayah dan ibu dalam pola pengasuhan," katanya. 
Dikutip dari Harian Nasional, 12 November 2016

No comments:
Write komentar

Slider 2