Latest Post
Loading...

May 19, 2016

SELAMAT kepada SAHABAT KEPALA KUA KEC. seluruh Indonesia yang LULUS menjadi PETUGAS HAJI KLOTER ( TPHI ) Indonesia 2016.

 

Memori Pembimbing Haji Daerah ( TPHD ) 2009
Memori Ketua Kloter Haji Kab. Tabalong 2006

Memori Ketua Kloter Haji Kab. Tabalong - 2006
Pengumuman Calon Petugas Haji Kloter dan Non Kloter
Pelaksanaan seleksi calon petugas haji tingkat provinsi yang dilakukan serentak pada Kamis (23/04) lalu di 33 provinsi se-Indonesia dan petugas haji di tingkat pusat pada Kamis (30/04) di asrama haji Pondok Gede, Jakarta Timur telah selesai dilakukan.
Adapun materi tes yang diujikan berupa pengetahuan umum seputar ibadah haji, kebijakan perhajian, Bahasa Arab, dan Bahasa Inggris. Selain itu, dilakukan juga wawancara dengan materi seputar motivasi, kebijakan, dan wawasan manasik haji. Pelaksanan seleksi di awasi secara langsung oleh Tim Inspektorat Jenderal Kementerian Agama (Itjen Kemenag) untuk memperoleh calon petugas haji yang professional dan mengawal pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Bebas Bersih Melayani (WBBM).
Inspektur Investigasi Itjen Kemenag Heffinur saat pelaksanaan ujian seleksi di Gedung Bir Ali Asrama Haji Medan, Kamis (23/04) silam mengatakan, bahwa Itjen Kemenag memastikan seleksi calon petugas haji dilakukan dengan fair, dan Itjen akan menindak siapapun yang terbukti berbuat curang apakah itu panitia ataupun peserta.
“Pengumuman hasil seleksi calon petugas haji kloter yang dilaksanakan serentak di 33 provinsi diumumkan di Kanwil Kemenag Provinsi setempat yang sebelumnya nama-nama yang lulus seleksi ditetapkan sebagai calon petugas haji kloter oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi. Nama-nama tersebut dilaporkan kepada Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah. Jadi domainnya berada pada wilayah, pusat hanya menerima laporan”, terang Khoirizi Kasubdit Bina Petugas Direktorat Pembinaan Haji dan Umrah kepada kontributor Sinhat, Rabu (6/5) di Gedung Sasana Amal Bhakti Kemenag Jakarta.
Lanjut Khoirizi lagi, “Calon petugas haji kloter yang dinyatakan lulus tersebut akan mengikuti pelatihan terintegrasi selama 10 hari di provinsi embarkasi dan setelah lulus mengikuti pelatihan pembekalan selanjutnya akan ditetapkan menjadi petugas haji kloter. Jadi calon petugas haji kloter bisa disebut sebagai petugas haji kloter jika telah dinyatakan lulus setelah mengikuti pelatihan dan pembekalan”.
Mantan Protokoler Kemenag ini juga menambahkan bahwa saat sekarang ini sedang berjalan pelatihan dan pembekalan calon petugas haji terintegrasi selama 10 hari, seperti Medan dan Bandung yang pelatihannya sudah berjalan sejak tanggal 5 sd 14 Mei 2015. Jadual pelatihan dan pembekalan ini, pusat mengintruksikan batas akhirnya adalah tanggal 22 Mei ini.
Untuk pelatihan dan pembekalan calon petugas haji non kloter direncanakan dilaksanakan pada tanggal 3 sd 12 Juni, dan nama-nama calon petugas haji non kloter akan ditayangkan di www.haji.kemenag.go.id paling lambat pada H-2 sebelum dimulainya pelaksanaan pelatihan”, jelas Khoirizi.
Penting untuk diketahui bahwa seleksi calon petugas haji baik kloter maupun non koter yang mengisi formasi tenaga medis adalah domainnya Kementerian Kesehatan.
“Ini penting disampaikan agar masyarakat mengetahui ada perbedaan. Pertama, seleksi dan penetapan calon petugas haji kloter yang bukan tenaga medis ditetapkan oleh Kakanwil Kemenag Provinsi, Pusat mendapat laporan salinannya saja. Kedua, seleksi dan penetapan calon petugas haji non kloter yang bukan tenaga medis ditetapkan oleh Dirjen PHU. Ketiga, seleksi dan penetapan calon petugas haji kloter dan non kloter formasi para medis adalah domainnya Kementerian Kesehatan”, pungkas khoirizi. (ar/ar)
SELAMAT MELAKSANAKAN TUGAS SEBAGAI KETUA KLOTER TPHI 2016


No comments:
Write komentar

Slider 2