Latest Post
Loading...

Feb 20, 2016

2 Tips Praktis Cara Menjadi Guru PAUD Pemula Professional

 


2 Tips Praktis Cara Menjadi Guru PAUD Pemula Professional --Bagaimana menjadi guru PAUD yang profesional adalah dengan memahami secara baik dan benar tentang perkembangan anak usia dini.

Bagi ayah bunda yang baru terjun sebagai guru PAUD baru, ada beberapa ringkasan yang dapat menambah pengetahuan dalam mendidik anak usia dini karena mendidik anak usia dini itu sebenarnya gampang-gampang susah. Gampang jika sudah mengerti perkembangan anak yang menyangkut 6 aspek perkembangan. Dan akan menjadi susah jika ayah bunda Guru PAUD baru menyamakan cara mengajar PAUD dengan cara mengajar anak SD/SMP/SMA.

2 Tips Praktis Cara Menjadi Guru PAUD Pemula

Tips praktis ini akan sangat berguna bagi Guru PAUD pemula yang terdiri dari tips atau kiat pengelolaan pembelajaran dan penilaian; dan kiat dalam lingkungan belajar PAUD.


Tips Pengelolaan Pembelajaran & Penilaian PAUD

Wahai Pendidik PAUD yang mulia, ada beberapa hal yang harus dilakukan dan harus dijauhi dalam mendidik anak usia dini yaitu sebagai berikut :


LAKUKAN

  • Menyiapkan perencanaan pembelajaran dan pengelolaan kelas;
  • Membuat jadwal kegiatan yang terstruktur;
  • Menentukan tema pembelajaran yang dekat dengan kehidupan anak;
  • Memahami perkembangan, sikap, dan minat setiap anak;
  • Membuat catatan setiap anak (lihat disini);
  • Menggunakan metode pembelajaran aktif, menarik, dan beragam;
  • Memberikan kesempatan bereksplorasi;
  • Melibatkan orang tua dalam kegiatan;
  • Mengoptimalkan potensi budaya dan bahasa ibu dalam pembelajaran;
  • Menyampaikan laporan perkembangan anak secara obyektif dan berkala;
  • Mengelola kegiatan pembelajaran inklusif.

TINGGALKAN

  1. Tidak memperhatikan kemampuan yang dimiliki dan diperlukan anak;
  2. Membeda-bedakan anak;
  3. Berpusat paga guru;
  4. Pembelajar hanya dilakukan di dalam kelas;
  5. Pembelajaran yang abstrak;
  6. Kurang kegiatan;
  7. Melaksanakan pembelajaran lebih bersifat akademik;
  8. Membatasi keterlibatan orang tua;
  9. Tidak menghargai anak sebagai individu yang unik;
  10. Pembelajaran klasikal;
  11. Melakukan tes/ulangan harian.

sumber :







No comments:
Write komentar

Slider 2